Entry Populer

Senin, 25 Mei 2009

Seekor Belalang & Sebuah Kotak

Sebuah inspirasi yang baik dapat kita peroleh dari tulisan yang secara tidak sengaja kita baca. Saat ini saya ingin mengutip sebuah cerita menarik mengenai seekor belalang yang terperangkap di dalam kotak;
Seekor belalang telah lama terkurung di dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak tersebut dan dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di tengah jalan, ia bertemu dengan belalang lain, dan ia merasa heran dengan kenyataan bahwa belalang lain itu dapat melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.
Maka ia pun menghampiri belalang lain tersebut dan bertanya kepadanya mengapa ia dapat melompat lebih tinggi dan lebih jauh, padahal usia dan ukuran tubuh mereka berdua tidak jauh berbeda. Belalang kedua menjawab pertanyaan tersebut dengan nada heran "Di manakah engkau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan lompatan seperti yang aku lakukan." Mendengar jawaban tersebut, si belalang yang menghabiskan banyak waktu di dalam kotak pun tersadar bahwa kotak tersebut telah membatasi lompatannya sehingga hasilnya tidak dapat setinggi dan sejauh lompatan belalang lain yang hidup di alam bebas.
Cerita ini pun dapat terjadi di dalam kehidupan kita sebagai manusia. Kadangkala tanpa sadar kita pun mengalami keadaan yang mirip dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, trauma masa lalu, perkataan & perbuatan negatif dari sesama, mendapatkan hinaan, kegagalan beruntun dan kebiasaan buruk dapat membuat kita terpenjara di dalam kotak semu yang dapat mematahkan semangat kita untuk mengembangkan potensi diri. Seringkali kita pun mempercayai begitu saja bila ada komentar negatif yang bersifat menjatuhkan mental dan semangat tanpa kita telaah lebih lanjut mengenai kebenarannya.
Setiap manusia pastilah memiliki potensi diri untuk dapat 'melompat lebih tinggi dan lebih jauh' namun seringkali secara sukarela kita memposisikan diri terkurung di dalam kotak berupa pikiran dan emosi negatif yang dapat membatasi potensi diri tersebut. Tidakkah kita ingin membebaskan diri agar dapat mencapai sesuatu yang selama ini menurut anggapan, di luar batas kemampuan dan pemikiran kita? Setiap manusia pasti bisa mengasah potensi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan tidak membiarkan pikiran dan emosi negatif mempengaruhi diri. Selamat berjuang, kita pasti bisa!
.
Sumber tulisan: Pikiran, NN, Mimbar Pastoral Gereja St. Yohanes Penginjil Kebayoran baru, 31/5/2009

Tidak ada komentar: